Pada hari Senin, 19 Oktober 2026, siswa-siswi kelas 3 SD IT Permata Probolinggo melaksanakan kegiatan field trip ke Bumiaji Sejahtera, Batu. Kegiatan ini diikuti oleh 114 siswa kelas III dengan didampingi oleh 10 orang guru.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan siswa pada siklus hidup tumbuhan, budidaya pertanian, peternakan, pengolahan hasil pertanian, serta konsep Integrated Farming System (IFS). Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat belajar secara langsung, menumbuhkan rasa ingin tahu, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan memahami pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
Kegiatan diawali dengan berkumpulnya seluruh siswa di sekolah pada pukul 05.30 WIB. Suasana pagi dipenuhi semangat dan antusiasme anak-anak yang telah siap mengikuti pengalaman belajar di luar kelas. Sebelum berangkat, siswa melaksanakan persiapan ibadah dengan menunaikan sholat Dhuha, berzikir, dan berdoa bersama. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap aktivitas hendaknya diawali dengan memohon pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT. Setelah itu, para guru memberikan pengarahan atau briefing mengenai tata tertib selama perjalanan, keselamatan, kedisiplinan, serta sikap yang perlu dijaga selama mengikuti kegiatan. Siswa kemudian diarahkan menuju bus yang telah tersedia.
Tepat pukul 06.30 WIB, rombongan berangkat menuju Bumiaji Sejahtera, Batu. Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga jam, rombongan tiba di lokasi pada pukul 09.30 WIB. Setibanya di Bumiaji Sejahtera, siswa disambut dan dipandu oleh kakak-kakak dari SMK serta mahasiswa yang bertugas mendampingi kegiatan. Para siswa kemudian dibagi dan diarahkan untuk mengunjungi beberapa pos edukasi yang telah disiapkan.
Pos 1: Mengenal Jenis Tumbuhan
Pada pos pertama, siswa diperkenalkan dengan berbagai jenis tumbuhan yang dibudidayakan di Bumiaji Sejahtera, termasuk beberapa jenis sayuran kale. Siswa juga mendapatkan informasi mengenai cara merawat pohon jambu agar dapat tumbuh dengan baik hingga menghasilkan buah. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa tumbuhan membutuhkan perawatan yang tepat agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Pos 2: Budidaya Lele dan Selada
Di pos kedua, siswa mengunjungi kolam budidaya ikan lele dan area penanaman selada. Mereka memperoleh penjelasan tentang cara merawat tanaman selada serta mengenal azolla sebagai salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan untuk pakan ikan. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa tanaman dan hewan dapat saling mendukung dalam suatu sistem budidaya.
Pos 3: Integrated Farming System (IFS)
Pada pos ketiga, siswa mempelajari konsep Integrated Farming System (IFS), yaitu sistem pertanian terpadu yang menghubungkan beberapa kegiatan pertanian dan peternakan agar dapat saling mendukung. Siswa mendapatkan informasi mengenai cara merawat sistem tersebut serta mengenal magot sebagai salah satu bahan pakan ayam. Penjelasan ini membantu siswa memahami pemanfaatan sumber daya secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Pos 4: Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC)
Selanjutnya, siswa diperkenalkan dengan proses pembuatan pupuk organik cair atau POC. Mereka mendapatkan gambaran tentang pemanfaatan bahan organik untuk membantu menyuburkan tanaman. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa bahan-bahan organik dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan dan pertumbuhan tumbuhan.
Pos 5: Mengenal Produk Bumiaji Sejahtera
Pada pos kelima, siswa berkumpul di aula untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai produk yang dihasilkan oleh Bumiaji Sejahtera. Siswa belajar bahwa hasil pertanian tidak hanya dapat dipanen dan dikonsumsi secara langsung, tetapi juga dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah.
Pos 6: Mencicipi Jus Sayur Kale
Pengalaman belajar semakin menyenangkan ketika siswa berkesempatan mencicipi jus sayur kale yang dicampur dengan jeruk nipis dan pisang. Perpaduan bahan tersebut memberikan pengalaman baru dalam menikmati sayuran melalui olahan minuman yang menarik. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengenalkan manfaat mengonsumsi sayuran dan buah-buahan.
Pos 7: Pembuatan Asinan Buah Jambu
Pada pos ketujuh, siswa mendapatkan informasi mengenai proses pembuatan asinan buah jambu. Mereka mengenal salah satu cara mengolah buah menjadi makanan yang memiliki cita rasa berbeda. Kegiatan ini menambah wawasan siswa tentang kreativitas dalam pengolahan hasil pertanian.
Pos 8 dan 9: Pembersihan dan Pengemasan Buah Jambu
Di dua pos terakhir, siswa mempelajari tahapan penanganan buah jambu sebelum dipasarkan. Mereka mendapatkan penjelasan mengenai cara membersihkan buah, menjaga kebersihannya, hingga melakukan pengemasan atau packing. Siswa memahami bahwa kebersihan, kualitas, dan kerapian kemasan merupakan hal penting agar produk siap dipasarkan dengan baik.
Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan edukasi, seluruh siswa mengikuti sesi foto bersama sebagai dokumentasi kenangan kegiatan field trip. Selanjutnya, siswa menikmati makan siang bersama di Bumiaji Sejahtera.
Setelah makan siang, rombongan menuju masjid untuk melaksanakan sholat Dhuhur berjamaah. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membiasakan siswa menjaga ibadah meskipun sedang mengikuti aktivitas di luar sekolah. Selesai melaksanakan sholat, siswa mengikuti sesi pembagian dan pembelanjaan sesuai agenda kegiatan yang telah disiapkan. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, siswa kembali bersiap menuju bus. Tepat pukul 13.45 WIB, rombongan meninggalkan Bumiaji Sejahtera untuk kembali ke Probolinggo. Perjalanan pulang menjadi penutup dari kegiatan belajar yang penuh pengalaman dan pengetahuan baru.
Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi siswa untuk terus belajar, berani bereksplorasi, dan mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya menghasilkan siswa yang berpengetahuan, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter, mandiri, peduli lingkungan, dan senantiasa bersyukur kepada Allah SWT. Belajar dari alam, tumbuh bersama pengalaman, dan menjadi generasi yang membawa manfaat.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!